5 Alasan Kenapa Seorang Muslim Di Larang Merayakan Tahun Baru

Advertisement
Seperti yang kita tahu beberapa hari lagi kita akan masuk ke tahun selanjutnya yaitu 2016 dan meninggalkan tahun 2015 yang dimana pastinya ada suka duka di tahun tersebut, dan semua pelajaran yang baik dan buruknya terjadi pada tahun lalu bisa menjadi cerminan bagi kita untuk tidak mengulangi lagi di tahun selanjtunya dan untuk hal yang baik harus di pertahankan dan di tingkatkan agar bisa lebih baik lagi. Setiap tahun baru juga ada sebuah kegiatan yang hanya terjadi pada momen tersebut yaitu meniup terompet. Entah bagaimana sejarahnya namun hari atau momen tahun baru tanpa meniup dan melihat kembang api menyala di atas langit sangatlah saklar untuk dilakukan di berbagai negara.
5 Alasan Kenapa Seorang Muslim Di Larang Merayakan Tahun Baru
Dan tidak sedikit beberapa negara yang mendanai atau memberikan dana untuk acara tahun baru yang sangat spektakuler. Biasanya acara - acara tahun sering dilaksanakan di kota - kota besar di dunia. Namun apakah anda tahu bahwa seorang muslim tidak diperbolehkan untuk merayakan tahun baru seperti layaknya orang - orang pada umumnya merayakan tahun baru. Ada beberapa alasan kenapa seorang muslim tidak boleh merayakan tahun baru. Nah di bawah ini beberapa alasan kenapa seorang muslim tidak boleh merayakan tahun baru.

1. Terompet Sama Dengan Yahudi
Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa tahun baru identik sekali dengan terompet dan juga kembang api, jika kembang api mempunyai harga yang tidak murah, jadi kebanyakan orang memilih terompet untuk menemani malam pergantian tahun baru. Tetapi apakah anda tahu bahwa orang yang meniupkan terompet sama dengan orang Yahudi. Karena pada zaman dulu orang Yahudi sendiri mempunyai kebiasaan meniup terompet, dan ada kejadian ketika seorang sahabat mengusulkan terompet sebagai alat untuk tanda masuknya shalat, namun Rasulullah mensabdakan,

هو من أمر اليهود


“Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi” (HR. Abu Daud; shahih)

2. Pemborosan
untuk opsi yang kedua ini memang cukup masuk akal, tahun baru selai identik dengan dua benda tadi yaitu terompet dan juga kembang api, ada juga kebiasaan pada saat momen tersebut berkumpul dengan teman - teman, dan biasanya jika berkumpul dengan teman - teman tidak jarang diantara kelompok tersebut membeli sesuatu entah itu makanan atau juga kembang api, dan terkadang juga sering ada kelompok yang tidak terkontrol untuk membeli suatu barang berlebihan karena memang jarang - jarang untuk membeli barang banyak ketika tahun baru tiba. Dan hal tersebut sangat dibeci oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إن الله كره لكم ثلاثا قيل وقال وإضاعة المال وكثرة السؤال


“Sesungguhnya Allah membenci tiga hal pada kalian; kabar burung, membuang-buang harta, dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari)

3. Menyia-nyiakan Waktu
Tidak bisa dipungkiri pada saat tahun baru tiba pasti ada acara - acara yang banyak diselenggarakan salah satunya adalah acara musik, dan acara musik identik dengan kegembiaraan dan juga hura - hura. Hal tersebut di dalam ajaran Islam sangat tidak dianjurkan karena termasuk ke dalam hal yang menyia - nyiakan waktu. Lebih baik ketika tahun baru sudah datang pergi ke masjid dan lakukan shalat berjamaah, serta kalau bisa mengaji dan juga I'tikaf, hal tersebut leih baik ketimbang hura - hura dan menyia - nyiakan waktu.

4. Meninggalkan Shalat
Tidak dipungkiri pastinya ada orang yang lupa atau sengaja melupakan dirinya untuk mewajibkan shalat lima waktu, pada acara tahun baru yang tentunya sering diselenggarakan pada waktu malam hari membuat orang yang akan melihat atau menunggu pergantian hari harus begadang sampai larut malam. Dan tidak sedikit orang yang bangun di pagi harinya kesiangan dan shalat subuh pun terlewatkan. Ada juga orang yang menghiraukan shalat malamnya yaitu shalat Isya karena mungkin dia lebih mementingkan acara malam tahun baru.

5. Hal Negatif Lainnya
Untuk selanjutnya adalah hal - hal negatif yang sering terjadi pada saat tahun baru, selaras dengan yang namanya hura - hura pada saat tahun baru pastinya pada anak muda biasanya ada yang melakukan hal - hal negatif dan tidak baik. Tahun baru mau itu di kota - kota besar atau juga juga di wilayah - wilayah di Indonesia sering sekali digunakan untuk ajang pesta miras dan hal - hal yang tidak bagus alias negatif. Maka tidak jarang polisi dan aparat setempat sering sekali menyasar tempat - tempat yang memang sering di curigai menjadi tempat dan lokasi dimana para remaja sering melakukan pesta di malam tahun baru. 

Mungkin itu tadi beberapa hal yang mungkin harus anda garis bawahi jika memang anda seorang muslim, memang tidak ada salahnya ketika kita merayakan sebuah perpindahan tahun yang sering kita sebut dengan tahun baru, namun cara merayakan tahun baru tersebut mau seperti apa. Apakah dengan cara merayakan yang positif atau yang negatif, keduanya kembali lagi ke diri anda yang akan merayakan pergantian tahun baru.
Advertisement
Description: 5 Alasan Kenapa Seorang Muslim Di Larang Merayakan Tahun Baru, Rating: 4.5, Reviewer: Din Kusdinar, ItemReviewed: 5 Alasan Kenapa Seorang Muslim Di Larang Merayakan Tahun Baru

Ditulis Oleh : Din Kusdinar
Hari: 05.46 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar