8 Fakta Baru Tentang Mie Instan Yang Belum Banyak Orang Tahu

Advertisement
Siapa yang tidak suka dan kenal dengan mie instan, makanan pengganti nasi ini di kala kita kehabisan stok nasi terutama para anak kos ini menjadi salah satu makanan favorite selain mengenyangkan harganya pun tidak terlalu mahal. Penyajian mie instan juga sangat beragam ada yang ditambah dengan sayaru mayur atau ditambahkan dengan telur, apapun yang mau anda tambahkan pada mie, tetap cita rasa dari mie tersebut akan selalu melezatkan liadah anda.
7 Fakta Baru Tentang Mie Instan Yang Belum Banyak Orang Tahu
Namun terkadang kita sering mendengar hal - hal yang tidak dibolehkan pada saat menyajikan atau merebus mie, seperti contohnya yaitu tidak boleh mengkonsumsi air bekas dari rebusan mie, apakah hal itu benar atau tidak. Nah di bawah ini ada penjelasanya tentang beberapa hal yang salah tentang mie instan, untuk anda penyuka mie instan mungkin informasi dibawah ini bisa menambah wawasan untuk anda.

1. Gelas styrofoam tidak beracun
Untuk anda yang sering atau pernah memakan mie jenis gelas seperti pop mie atau merek lainnya, mungkin pernah terpikir bahwa gelas dari mie tersebut apakah beracun atau tidak baik untuk tubuh kita. Dan faktanya gelas dari styrofoam tersebut tidak beracun dan aman untuk tubuh kita. Kemasan dari jenis mie tersebut terbuat dari expandable polystyrene yang di ciptakan dan khusus untuk makanan, kemasan ini juga sudah di uji di BPOM dan kementrian lingkungan Jepang dengan melalui tes pressing yang ketat agar molekul styrofoamnya tidak rontok atau larut pada saat menyeduh mie dengan air panas.

2. Menyeduh mie bersama bumbu tidak berbahaya
Mungkin dulu pernah ada pembicaraan bahwa menyeduh mie dengan bumbu tidak baik malahan bisa membuat tubuh kita terserang penyakit, alasanya dengan merebus mie dan bumbu berbarengan dalam suhu sekitar 120 derajat celcius bisa menyebabkan senyawa karsinogen dalam mie tersebut terlepas sehingga bisa mengakibatkan sel kanker berkembang dalam tubuh kita. Namun hal tersebut atau pemikiran tersebut tidak benar. Alasan yang jelas kenapa tidak boleh di barengkan antara mie dan bumbu pada saat menyeduh memasak adalah agar tidak mengurangi cita rasa dari mie itu sendiri pada saat akan di makan.

3. Mie tidak mengandung lilin
Ini juga adalah pembicaraan atau gosip yang sangat salah, kita mungkin sering mendengar jangan terlalu banyak makan mie karena di dalamnya ada kandung lilin, memang benar kita jangan sering mengkonsumsi mie instan namun alasan karena di dalam mie tersebut terdapat kandung lilin sangatlah salah. Beberapa alasan mengapa di dalam mie ada kandungan lilinya karena mie tidak melekat satu sama lain pada saat di masak. Namun alasan yang benarnya yaitu karena di dalam mie ada kandungan miinyak yang membuat mie tidak akan menempel pada saat di masak.

4. Makan Mie dengan Nasi
Untuk opsi ke emapat ini memang tidak dianjurkan, seperti yang kita ketahui bahwa orang Indonesia mempunyai kebiasaan ketika makan tanpa nasi bukan makan namanya, sedangkan ketika kita menyeduh mie instan satu terkadang terasa kurang tapi kalau dua akan kelebihan, dan akhirnya kita sering memakan mie ditemani dengan nasi putih. Hal tersebut mungkin harus anda hentikan karena kita tahu mie dan nasi sama - sama mempunyai kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Rata - rata kalori yang dibutuhkan manusia setiap harinya itu antara 1.700 - 2.000 itu sudah terpenuhi dengan kita makan setiap 3 kali sehari, nah jika kita mengkonsumsi mie dengan nasi kita akan mendapatkan kalori sebanyak 1.100 - 1.200, itu dalam satu kali makan bayangkan jika anda mengkonsumsi 3 kali dalama sehari.

5. Air bekas mie rebus bergizi
Mungkin opsi terakhir ini yang kita sering dengar ketika akan mengangkat mie yang sudah matang, para orang tua biasanya akan mengatakan jangan mengambil kuah dari bekas merebus mie, karena alasannya tidak sehat dan ada juga yang beralasan karena ada kandungan lilinya. Namun faktanya di dalam bekas rebusan mie tersebut ada kandunga zat besi, zinc, vitamin, dan betakarotin tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Menurut Prof Dr FG Winarno, pada saat perebusan mie di dalam air terjadi fortifikasi yaitu penambahan gizi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Jadi intinya pada saat direbus gizi dan kandungan beberapa vitamin di dalam mie berpindah ke kuahnya.

6. Jangan khawatir dengan bahan pengawet
Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa makanan yang ada di zaman sekarang terutama makanan yang ada di dalam plastik seperti snack atau juga makanan yang ada di dalam kaleng mempunyai kadaluarsa yang dimana artinya makanan tersebut mempunyai bahan pengawet. Pemerintah Indonesia pun sudah memberikan prosedur pada pemberian bahan pengawet pada makanan yaitu sebesar 25 mg. Untuk mie instan sendiri contohnya kecapnya memiliki kadar bahan pengawet 1 mg saja, dan bagaimana untuk mienya. Untuk mienya sendiri mie instan mempunya teknik penggorengan yaitu deep frying yang dimana mie digoreng dengan suhu 140-160 derajat celcius dimana di suhu tersebut dapat dipastikan mikroba tidak ada yang bisa bertahan karena kadar mie pun turun menjadi 3% saja. Dengan kata lain tidak ada mikroba di dalam makanan maka makanan tersebut tidak akan busuk.

7. Bumbu Mie Memakai Pewarna Buatan
Selain dari mie yang katanya mengandung lilin karena ketika dimasak mie tidak lengket, ada juga gosip yang mengatakan bahwa bumbu yang mempunyai warna kuning pada mie memakai perwarna buatan, hal tersebut memang ada benarnya, namun bumbu yang memakai pewarna buatan memang sudah mendapatkan izin dari BPOM RI dan zat pewarna pada bumbu mie sudah terserap dengan baik jadi pada saat di rebus tidak akan luntur, selain itu bumbu mie yang mengandung zat pewarna buatan juga sudah diberikan izin dari badan internasional yaitu Codex Alimentarius dan World Health Organization, warna buatan dari bumbu mie instan tersebut yaitu Tatrazine (CH940). Dan pada dasarnya tidak hanya bumbu mie instan saja yang diberikan perwana buatan makana lain seperti kripik, puding, sereal, dan minuman ringan pun biasanya menggunakan pewarna buatan.

8. Mie Instant Bukan Pengganti Nasi
Seperti yang sudah dikatakan tadi diatas bahwa mie sendiri memiliki kandungan karbohidrat seperti nasi, namun pada dasarnya mie juga tidak bisa dijadikan pengganti nasi walaupun sudah mempunyai kandungan karbohidrat. Alasannya karena mie selain mempunyai kandungan karbohidrat ada kandungan lain seperti lemak yang mempunyai kadar tinggi. Hal ini tentu akan membahayakan tubuh anda menjadi lebih besar, jika memakan makanan yang di dalamnya terdapat karbohidrat dan lemak dengan intensitas yang cukup tinggi maka tubuh anda pun akan cepat besar atau bisa dibilang gemuk. Tubuh yang besar tentu rentan sekali dengan penyakit seperti diabetes, stroke dan juga jantung. Cukup 3 kali dalam satu minggu adalah batasan atau anjuran untuk mengkonsumsi mie instant.

Mungkin itu tadi beberapa hal yang salah terkait tentang mie instan, walaupun fata - fakta daatas terasa positif dan anda bebas saja mengkonsumsi mie instan, namun ada baiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsi mie instan karena hal yang berlebihan biasanya akan menjadi buruk kedepannya.

Mungkin beberapa orang belum banyak yang mengetahui tentang hal diatas tadi yang berkaitan dengan mie instan. Jadi mulai sekarang tidak perlu lagi takut mengkonsumsi mie instant ketika anda lapar, namun tetap dengan catatan tidak boleh berlebihan secukupnya saja dan jangan terlalu sering. Walaupun tidak berbahaya namun mie instant pun bisa menjadi kecanduan ingin terus mengkonsumsinya karena anda mungkin terus - menurus memakan mie instant dengan rentan waktu yang tidak sedikit. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini.
Advertisement
Description: 8 Fakta Baru Tentang Mie Instan Yang Belum Banyak Orang Tahu, Rating: 4.5, Reviewer: Din Kusdinar, ItemReviewed: 8 Fakta Baru Tentang Mie Instan Yang Belum Banyak Orang Tahu

Ditulis Oleh : Din Kusdinar
Hari: 19.32 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar