Kumpulan Nama - Nama Sandal Jepit di Berbagai Negara

Advertisement
Sendal adalah sebuah alat yang digunakan untuk kaki kita yang berfungsi untuk menjaga alas kaki kita dari bahaya di luar ruangan, banyak sekali modelsandal yang ada di dunia ini, termasuk di indonesia sendiri, para mengrajin sandal banyak sekali tersebar di berbagai pelosok tanah air. Dari yang bahannya dari karet samapi dari bahan kulit hewan, semua sandal jepit tersebut di jual di indonesia sendiri dan bahkan di jual sampai keluar negeri, dan sandal produksi di indoensia bisa di adukan dengan kualitas sandalh dari luar negeri. Salah satunya sandal yang asli dari cibaduyut, sandal tersebut sangat terkenal di luarr negeri, bahkan sampai ke negara pizza yaitu italia, kita sebagai produsennya patut berbangga dan terus mengembangakn kualitas sandal agar bisa bersaing dengan negara lain.
Nama - Nama Sandal Jepit di Berbagai Negara
Untuk sepasang sandal jepit yang terkadang kita jarang memperhatikannya ternyata mempunyai sejarah tersendiri. Sandal jepit sendiri diperkenalkan pada abad pertengahan yaitu pada abad -19. Sebelum bisa digunakan oleh banyak orang seperti sekarang sandal jepit sendiri pada dahulunya hanya dipakai oleh raja yang pertama kali di buat dari akar pohon lomenit di Yunani. Pohon lomenit sendiri adalah salah satu jenis pohon yang sangat tua karena sampai sekarang saja pohon tersebut masih ada, oleh karena itu bisa dibayangkan sandal jepit yang digunakan oleh para raja terdahulu sangat kuat.

Sendal juga bisa memberikan kesehatan pagi yang menggunakannya, ada sebuah sendal yang di khsuskan bagi penderita rematik, akan tetapi pada zaman sekarang jarang sekali orang yang menggunakan sendal untuk keluar rumah, atau juga hanya berpergian ke mall atau ke tempat - tempat lain. Mereka sering menggunakan sepatu untuk menunjang mode fashion pakaian mereka, terlepas dari hal tersebut kembali lagi kepada anda yang akan memakainnya.

Namun begitu ada juga hal negatif yang dapat mempengaruhi kesehatan anda jika anda terlalu banyak menggunakan sendal jepit ini, salah satunya yaitu anda bisa terkena sakit pinggul, lutut, dan juga cedera pada punggung. Banyak ahli berpendapat bahwa sendal jepit pada permukaannya yang rata bisa membuat plantar fasciitis atau radang jaringan yang ada di bawah kaki yang dimana dapat menyebabkan nyeri pada tumit.

Apakah anda sudah tahu nama - nama sandal di beberapa negara, selain di Indonesia sendiri. Mungkin sedikit oranga yang sudah tahu nama sandal jepit di beberapa negara. Ternyata banyak sekali kesamaan dari nama sandal, akan tetapi ada yang beda jauh namannya dari sandal. Nah untuk menambah informasi anda, di bawah ini ada beberapa nama dari sandal jepit di berbagai negara maju atau pun negara yang sedang berkembang seperti indonesia.

* Afrika Selatan: slops
* Amerika Serikat: sandals, flip-flops, go-aheads, thongs, dan zories
* Argentina: ojotas.
* Australia: thongs
* Belanda: teenslippers
* Brazil: sandálias atau chinelos
* RRC: Hanzi tradisional: 拖鞋; Pinyin: tuōxié
* Cili: sandalias atau chalas (informal)
* Ceko dan Slowakia: žabky (kodok)
* Denmark: klip-klappere
* El Salvador: yinas dan chancletas.
* Estonia: plätud.
* Filipina: tsinelas dan slippers
* Flanders: teensletsen
* Ghana: chale wotes
* Gibraltar: shanklas (dari bahasa Spanyol chanclas)
* Guam: zorries (dari kata zōri)
* Hongaria: vietnami papucs (selop Vietnam)
* India: Hawaii Chappal
* Israel: כפכפי-אצבע (kafkafey-etsba, selop jari)
* Italia: infradito (translasi literal: antarjari)
* Jamaika: slippers atau sandals.
* Jepang: beach sandal, disingkat “biisan”
* Kanada: flip flops atau thongs
* Kroasia: japanke
* Malawi: ma slippas atau ma pata pata
* Malaysia: selipar jepun (selop Jepang)
* Malta: karkur
* Meksiko: chanclas
* Myanmar: Pha Nut
* Negara dan teritori berbahasa Perancis: tongs atau claquettes; Quebec: gougounes;
* Negara Afrika berbahasa Perancis: tapettes.
* Pakistan: chappals, qainchey chappals, atau Hawaiian chappals
* Panama: chancletas, chinelas, atau chancletas “rock-’n-roll”.
* Polandia: japonki
* Rumania: slapi
* Rusia: vyetnamki, slancy
* Selandia Baru: jandals dari “Japanese sandals”
* Spanyol: chancletas atau chanclas.
* Sri Lanka: slippers atau Bata (dari nama produsen alas kaki)
* St. Lucia: katapol.
* Trinidad dan Tobago: slippers
* Turki: tokyo, şipidik, parmak-arası
* Uganda: makambos
* Uruguay: chancletas
* Venezuela: cholas
* Yunani: sagionares (dari bahasa Jepang: Sayōnara)

Mungkin itu tadi beberapa nama sendal jepit di berbagai negara, semoga dengan artikel ini bisa menambah wawasan anda,d an juga sekarang kita tahu bahwa tidak hanya negara kita yang orang - orangnya masih menggunakan atau ada yang menggunakan sendal jepit, ternyata negara - negara lain juga ada yang menggunakan sendal jepit untuk berpergian ke luar rumah atau di dalam rumah. Akan tetapi bentuk dan juga bahan sendal jepit luar negeri tidak sama dengan sendal jepit yang ada di negara kita, oleh karena itu ada baiknya kita menjaga dan melestarikan kebudayaan kita seperti sendalo jepit, agar tidak punah dan juga agar anak cucu kita bisa mengetahui bahwa di zaman dulu ada sendal jepit untuk membantu orang tuanya atau juga kakeknya untuk berpergian ke luar rumah.

Sendal jepit pun tidak selalu baik untuk kehidupan kita, di sisi lain sebuah sendal jepit cukup berbahaya juga ketika kita memakainnya, seperti contohnya ketika kita mengendarai sebuah kendaraan baik itu mobil atau sepeda motor, untuk anda yang mempunyai sendal jepit longgar ada baiknya jangan dipakai, karena tidak sedikit orang yang hampir kecelakaan atau ada yang sudah kecelakaan karena tali dari sendal jepit menyangkut ke pedal gas mobil atau ke bagian gigi motor yang mengakibatkan kendaraan susah untuk di kendalikan. Oleh karena itu anda bagi anda yang memang akan berpergian jauh sebaiknya jangan menggunakan senda jepit, usahakan menggunakan sepatu.
Advertisement
Description: Kumpulan Nama - Nama Sandal Jepit di Berbagai Negara, Rating: 4.5, Reviewer: Din Kusdinar, ItemReviewed: Kumpulan Nama - Nama Sandal Jepit di Berbagai Negara

Ditulis Oleh : Din Kusdinar
Hari: 01.04 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar